KATA “WAHYU”
-
Alloh mewahyukan kepada
Nabi-Nya
-
Syetan mewahyukan kepada
Aulia-nya (para walinya). QS. Al-An’am, Ayat : 121.
ü Wali yang dimaksud disini adalah : orang-orang yang mengikuti
bisikan syetan sehingga mengikuti hawa nafsunya. (interpretasi pribadi).
KATA “HAWA
NAFSU”
-
Hawa berarti keinginan-,
kecendrungan-, kecondongan-, -akan sesuatu
-
Nafsu berarti rasa, jiwa,
pribadi, hati.
-
Maka hawa nafsu berarti
keinginan hati akan sesuatu (kitu we lah cindekna mah).
HAWA NAFSU
BERDASARKAN JENISNYA
-
Nafsu muthma-innah
-
Nafsu lawwamah
-
Nafsu ammaaroh
HAWA NAFSU
DILIHAT DARI ORANGNYA
-
Nafsu orang baik cenderung
kepada kebaikan
-
Nafsu orang buruk cenderung
kepada keburukan
NAFSU ORANG
DIPELIHARA ALLOH ATAU DIKUASAI SYETAN
-
Nafsu orang baik dipelihara
Alloh sehingga bisa saja menjadi waliyulloh.
-
Nafsu orang buruk dikuasai
Syetan sehingga bisa saja menjadi wali-setan. (asa nembe ngadangu aya wali
setan).
PERILAKU ORANG
DILIHAT DARI NAFSUNYA
-
Baik dalam kebaikan adalah
kebajikan.
Misalnya : seorang
mubaligh sebagai penyebar kebajikan dikatakan baik oleh mustami’.
-
Baik dalam keburukan adalah
kekejian.
Misalnya : seorang
gembong penjahat sebagai penyebar kekejian dikatakan baik oleh anak buahnya.
-
Buruk dalam kebaikan perlu
bimbingan menuju keistiqomahan.
-
Baik dalam keburukan perlu
bimbingan menuju pertaubatan.
OPINI TENTANG
PERILAKU ORANG
-
Orang baik terhadap
perilaku pribadi
ü
Kebaikanku adalah hidayahNya,
keburukanku akibat kebodohanku.
ü
Baik berasal dari Alloh,
sedangkan buruk bongan sorangan.
-
Orang baik terhadap
perilaku orang lain
ü
Kebaikannya agar aku
bersyukur, keburukannya agar aku bersabar.
ü
Kebaikannya begitu banyak;
keburukannya, duka atuh, hilapeun panginten.
-
Orang buruk terhadap
perilaku pribadi
ü
Kebaikanku adalah dariku,
keburukanku adalah darimu. (gara-gara maneh).
-
Orang buruk terhadap
perilaku orang lain
ü
Kebaikannya diabaikan,
keburukannya diabadikan. (ghil, neuteuli).
OPINI TENTANG
KEBAIKAN DAN KEBURUKAN
-
Kebaikan menapaki jalan
kebenaran
-
Keburukan adalah kejahatan
yang meniti jalan kebathilan
OPINI KEBURUKAN
ORANG DAN YANG DISALAHKAN
-
Gara-gara aku sendiri, aku
menjadi begini!.
-
Gara-gara syetan, aku
menjadi begini!.
OPINI SYETAN
TENTANG KEBURUKAN ORANG
-
Tong nyalahkeun kuring,
bongan sorangan make bet nurut kana godaan.
QS. Al-Hasyr ayat
16
كَمَثَلِ الشَّيْطَانِ إِذْ قَالَ لِلْإِنسَانِ
اكْفُرْ فَلَمَّا كَفَرَ قَالَ إِنِّي بَرِيءٌ مِّنكَ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ
رَبَّ الْعَالَمِينَ (16)
(Bujukan orang-orang munafik itu adalah) seperti
(bujukan) syetan ketika dia berkata kepada manusia: "Kafirlah kamu",
maka tatkala manusia itu telah kafir, maka ia berkata: "Sesungguhnya aku
berlepas diri dari kamu, karena sesungguhnya aku takut kepada Allah, Rabb
semesta Alam".
INILAH BUKTI BAHWA SETAN LEPAS TANGAN KETIKA MANUSIA
SUDAH TERGELINCIR DALAM KEMAKSIATAN/KEKUFURAN.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar